Rabu, 30 Januari 2019

tips agar anak mau belajar tanpa dipaksa | Tips Ala LKP Ghanesa


Agar Anak Mau Belajar Tanpa Terpaksa

Mungkin buat orang tua yang memiliki anak usia sekolah mungkin banyak yang mengalami kendala anak susah sekali diajak belajar. Padahal kurikulum sekolah sekarang dari kelas 1 SD sudah harus lancar membacanya, kalau tidak akan terlambat dalam mengikuti materi. Apalag jika semakin tinggi kelasnya, materi semakin banyak dan berat.

Berikut beberapa tips nya

1. Kenali karakter anak untuk menentukan pendampingan anak
Sebagai orang tua tentu kita harus mengenal karakter anak satu persatu karena meski lahir dari satu orangtua, tiap anak memiliki keunikan sendiri-sendiri.

Coba Bunda perhatikan dari hari ke hari tiap anak,

- Apa yang menjadi ketertarikan anak : menulis, menggambar, berhitung, menari, musik, otomotif, vokal dll.
Dengan mengetahui ketertarikan anak, kita hendaknya jangan memaksakan ambisi kita untuk sesuatu yang anak tidak suka. Meski tetap bijaksana untuk tetap mengenalkan hal yang tidak dia suka sebagai bekal ilmu pengetahuan.

- Apa kecenderungan tipe dominan belajar anak
  a. Auditory : anak cenderung mudah menerima sesuatu/pelajaran dengan mendengarkan
  b. Visual      : anak cenderung mudah menerima seuatu/pelajaran dengan melihat
  c. Kinestetik: anak cenderung mudah menerima sesuatu/pelajaran dengan gerakan
dengan mengetahui karakter tipe dominan belajar anak, kita bisa mendukung cara dia belajar agar optimal,

2. Dampingi ketika anak belajar, sesuaikan pendampingan dengan usia
Pendampingan anak ketika belajar itu sangat penting, terutama untuk anak usia playgroup - TK - SD kelas 1 -  2. Kalau anak anak kelas 3 mungkin sudah bisa bertanggungjawab mau belajar sendiri jika kita sudah membiasakan 'belajar' sesuai dari jenjang sebelumnya.

3. Buat suasana menyenangkan saat belajar
Dunia anak adalah dunia bermain. Jadi pastikan anak belajar dalam kemasan bermain.
Tanggungjawab kita kenalkan perlahan sesuai usianya.

Kalau masih Playgrup dan TK, hendaklah jangan dipaksa belajar yang belum masanya.
Misalnya kita hendak mengenalkan angka atau huruf,  misalnya dengan rajin bernyanyi mengenai huruf (jika anak suka bernyanyi), atau mewarnai (jika anak suka menggambar). Atau misal tebak-tebakan disaat 'mati gaya' atau bingung mau ngobrol apa sama anak...
Jadi tidak perlu terpaku pada waktu belajar harus jam sekian, harus berapa lama.
Tapi lakukan konsisten.. jadi tetap dalam sehari ada yang dia pelajari.

4. Berikan waktu istirahat di jam belajarnya
Untuk anak yang sudah bisa digiring dalam waktu belajar, misal anak TK mau mengerjakan PR membuat satu huruf, saat dia lelah dan belum selesai, berikan dia waktu istirahat sejenak. Bisa diisi dengan memberi makanan kesukaan atau hiburan agar dia rileks. setelah rileks lanjutkan lagi belajarnya...

5. Lakukan pembiasaan tanpa kekerasan
Pembiasaan budaya belajar adalah penting. Namun point penting bukan hanya duduk pegang buku, tapi menyisihkan waktu untuk salah satu : mengulangi pelajaran hari ini, atau mempersiapkan pelajaran besok.

Kalau untuk anak TK mungkin cukup selalu dibilang, 'hari ini belum belajar yaaa, adik mau belajar apa nih,...' dan seterusnya..


bimbel - lkp ghanesa
calistung samarinda - lkp ghanesa

Alamat:
Jl.Ir.H.Juanda(seberang kantor kecamatan samarinda ulu)
no telp:0541-4122706/0823-2699-668
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Fans Page Ghanesa